Sabtu, 28 Juni 2014

Keputihan pada wanita . Berbagai macam bahaya dan cara penanggulannya

Permasalah keputihan merupakan permasalahan klasik pada kebanyakan kaum wanita. Ironisnya kebanyakan wanita tidak mengetahui tentang keputihan dan penyebab keputihan pada wanita itu sendiri dan malah yang menjadikan keputihan sebagai hal yang enteng. Justeru jika tidak ditangani dengan baik, keputihan bisa berakibat fatal. Kemandulan dan kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan) bisa menjadi salah satu akibat dari adanya keputihan, selain itu gejala awal kanker rahim biasanya dimuali dengan adanya keputihan. Dan tentunya kanker leher rahim merupakan jenis penyakit yang berbahaya yang jika tidak ditangani dengan baik, akan berujung pada kematian. Jadi jangan anggap enteng keputihan.
Keputihan akan sering teralami saat wanita sedang hamil, hal ini akibat adanya perubahan hormonal yang terjadi dan salah satu efek dari peningkatan hormonal tersebut adalah adanya produksi cairan yang meningkat serta diakibatkan juga oleh vagina wanita hamil yang mengalami penurunan keasamannya, juga akibat kondisi pencernaan mengalami perubahan.  Hal tersebut menyebabkan meningkatnya resiko sering terjadinya keputhan pada wanita hamil,  terutama keputihan yang diakibatkan adanya infeksi jamur.

Jenis Keputihan

Keputihan terbagi menjadi dua jenis yaitu yang bersifat fisiologis dan Patologis.

Keputihan Fisiologis

Jenis keputihan ini biasanya sering terjadi saat masa subur, serta saat sesudah dan sebelum menstruasi. Biasanya saat kondisi-kondisi tersebut sering terdapat lendir yang berlebih, itu adalah hal normal, dan biasanya tidak menyebabkan rasa gatal serta tidak berbau. Keputihan fisiologis pada wanita hamil tidak berpengaruh terhadap janin secara langsung, karena adanya selaput ketuban yang dapat melindungi janin.
Keputihan fisiologis atau juga banyak disebut keputihan normal memiliki ciri-ciri:
  • Cairan keputihannya encer
  • Cairan yang keluar berwarna krem atau bening
  • Cairan yang keluar tidak berbau
  • Tidak menyebabkan gatal
  • Jumlah cairan yang keluar terbilang sedikit

Keputihan Patologis

Keputihan jenis patologis disebut juga sebagai keputihan tidak normal. Jenis keputihan ini sudah termasuk ke dalam jenis penyakit. Keputihan patologis dapat menyebabkan berbagai efek dan hal ini akan sangat mengganggu bagi kesehatan wanita pada umumnya dan khususnya kesehatan daerah kewanitaan.
Keputihan patologis akibat adanya infeksi akan mengakibatkan meningkatnya resiko bayi lahir prematur pada wanita hamil dan bayi pun akan turut terkena infeksi. Bayi yang terkena infeksi virus beresiko mengalami ganngguan pencernaan dan gangguan pernapasan hingga bisa menyebabkan bayi mengalami kematian. Dan bayi yang mengalami infeksi akibat bakter dapat menyebabkan kebutaan pada bayi.
Keputihan patologis memiliki ciri-ceiri sebagai berikut:
  • Cairannya bersifat kental
  • Cairan yang keluar memiliki warna putih seperti susu, atau berwarna kuning atau juga hijau
  • Keputihan patologis menyebabkan rasa gatal
  • Cairan yang keluar memiliki bau yang tidak sedap
  • Biasanya menyisakan bercak-bercak yang telihat pada celana dalam wanita
  • Jumlah cairan yang keluar sangat banyak.

Penyebab Keputihan

Faktor kebersihan yang kurang baik. Kebersihan di darerah vagina haruslah terjaga dengan baik. Jika, daerah vagina tidak dijaga kebersihannya akan menimbulkan berbagai macam penyakit salah satunya keputhan. Hal ini menyebabkan kelembaban vagina mengalami peningkatan dan hal ini membuat penyebab infeksi berupa bakteri patogen akan sangat mudah untuk menyebarnya.
Stress. Semua organ tubuh kinerjanya di pengaruhi dan dikontrol oleh otak, maka ketika reseptor otak mengalami kondisi stress hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan dan keseimbangan hormon -hormon dalam tubuh dan hal ini dapat menimbulkan terjadinya keputihan.
Penggunaan obat-obatan. Penggunaan obat antibitok dalam jangka lama bisa menyebabkan sistem imunitas pada tubuh wanita, dan obat antibiotik biasanya dapat menimbulkan keputihan. Sedangkan gangguan keseimbangan hormonal dapat juga disebabkan oleh penggunaan KB
Keputihan yang disebabkan oleh jamur, parasit, bakteri dan virus
Jamur Monilia atau Candidas. Bercirikan memiliki warna putih seperti susu, cairannya sangat kentar, sangat berbau tidak seda dan menimbulkan rasa gatal pada sekitar daerah vagina. Hal ini dapat menyebabkan vagina mengalami radang dan kemerahan. Biasanya hal ini juga dipicu oleh adanya penyakit kencing manis, penggunaan pil KB, serta tubuh yang memiliki daya tahan rendah.

Parasit Trichomonas Vaginalis

Terjadi dan ditularkan melalui hubungan seks, bibir kloset atau oleh perlengkapan mandi. Memiliki ciri, cairan yang keluar sangat kental, memiliki warna kuning atau hijau, berbuih dan berbau anyir. Keputihan akibat parasit tidak menimbulkan gatal, tapi jika ditekan vagina akan terasa sakit

Bakteri Gardnella

Keputihan akibat infeksi bakteri ini memiliki ciri berwarna keabuan, sedikit encer, memiliki bau ami dan berbuih. Keputihan jenis ini dapat menimbulkan rasa gatal yang sangat menggangu.

Virus

Keputihan jenis ini timbul akibat penyakit kelamin, seerti HIV/AIDS, herpes dan conyloma. Timbulnya kutil-kutil yang banyak dan diikuti oleh cairan berbau menandakan adanya virus condyloma. Biasanya ibu hamil sering terjangkit oleh virus ini. VIrus yang dapat ditularkan oleh hubungan seks yaitu virus herpes. Cirinya adanya luka yang melepuh di sekitar lubang vagina, terasa panas dan menimbulkan rasa gatal. Kanker mulut rahim yang sangat berbahaya bagi kaum wanita dapat di picu oleh keputihan yang disebabkan oleh keputihan akibat virus.

Mencegah Keputihan

  • Bersihkan selalu organ intim anda. Bersihakan dengan menggunakan pembersih yang tidak menyebabkan gangguan kestabilan pH pada daerah vagina anda. Gunakan produk pembersih terbuat dari bahan susu. Produk yang terbuat dari bahan dasar susu dapat menjaga pH seimbang juga meningkatkan flora dan bakteri yang tidak bersahabat dapat ditekan. Penggunaan sabun antiseptik kurang baik bagi vagina dalam jangka panjang, karena bersifat agat keras.
  • Jangan menggunakan bedak atau bubuk yang bertujuan membuat vagina harum atau kering. Bedak sangat kecil dan halus, hal ini mudah terselip dan tidak dapat terbersihkan, sehingga mengundang datangnya jamur pada vagina.
  • Keringkanlah selalu vagina anda setelah mandi, cebok atau mencui vagina sebelum anda berpakaian
  • Pakailah selalu pakaian dalam yang kering. Usahakan selalu untuk membawa cadangan guna berjaga-jaga jika celana dalam anda perlu diganti
  • Gunakan celana luar yang memiliki pori-pori cukup, jangan terlalu seirng menggunakan celana luar yang ketat, hal ini dapat menyebabkan sirkluasi di daerah kewanitaan terganggu.
  • Gunakan celana dalam dari bahan katun, karena bahan katun mampu menyerap keringat.
  • Saat periode menstruasi, seringlah anda mengganti pembalut
  • Panty liner digunakan saat dirasa perlu saja, janga digunakan terlalu lama.
  • Jika anda stress, ambil waktu libur atau cuti anda, rileks kan pikiran anda sejenak. Karena stress juga dapat memacu keputihan
  • Kurangi untuk kegiatan yang membuat anda sangat letih, kepanasan dan banyak mengeluarkan keringat, atau jika sudah melakukan aktivitas tersebut, segera mandi dan bersihkan tubuh anda khususnya daerah kemaluan.

Sumber : http://bidanku.com/keputihan-pada-wanita-jenis-penyebab-dan-pencegahan#ixzz360PvGo3g


Bagi wanita keputihan adalah hal yang sudah tidak asing lagi. Keputihan atau dalam istilah kedokteran leucorrhea, white discharge atau flour albus adalah keluarnya cairan dari vagina. Keputihan bersifat fisiologis yaitu disebakan karena adanya respon tubuh normal dan tidak berbahaya adapula bersifat patologis yaitu keputihan yang harus diwaspadai karena menandakan adanya gangguan/ penyakit alat reproduksi. Keputihan bukan merupakan penyakit akan tetapi merupakan tanda masalah pada kewanitaan.
Apa Keputihan Abnormal ?
Keputihan abnormal atau patologis yaitu keputihan dengan ditandai keluarnya cairan vagina berwarna, memiliki bau tidak sedap, menimbulkan gatal sampai penderita merasakan sakit pada area vagina. Keputihan patologis disebabkan adanya infeksi Ph pada vagina yang ditimbulkan oleh jamur candida, parasit trichomonas vaginas,
bakteri gardnerella vaginalis, mycoplasma hominis, bacteroides dan mobiluncus ada pula yang ditimbulkan oleh virus condyloma, herpes dan HIV/AIDS.
Akibat Keputihan
Keputihan merupakan tanda awal masalah pada kewanitaan. Meskipun keputihan bukan jenis yang mematikan penderita akan tetapi jika dibiarkan apalagi jenis keputihan abnormal maka akan menimbulkan beberapa penyakit :
1. Kehamilan Prematur
Ibu hamil yang mengalami gangguan keputihan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri patogen dengan ciri-ciri keputihan lendir vagina, berwarna putih keabu-abuan, bau amis tetapi tidak menilbulkan iritasi. Hal ini beresiko menyebabkan kehamilan prematur.Selain itu juga ada beberapa resiko lainnya seperti hamil di luar rahim dan menyebabkan radang panggul.
2. Kemandulan
Wanita yang mengalami keputihan akibat infeksi jamur candida albicans beresiko terkena kemandulan jika tidak diobati dengan benar. Adapun gejala yang dialami adalah rasa gatal yang berlebih di area vagina, cairan berlendir berwarna putih susu dan memiliki bau menyengat. Penderita keputihan jenis ini kadang kadang mengalami rasa panas pada vulva dan nyeri saat senggama dan berkemih.Bayi yang baru lahir bisa tertular keputihan akiba akibat candida saat sedang persalinan tanpa sengaja bercampur dengan ibunya yang menderita penyakit tersebut.
3. Penyakit Kelamin
Bakteri gonococcus menyebabkan terjadi keputihan yang ditandai dengan berbau, berwarna keabu-abuan yang mengakibatkan munculnya penyakit kelamin seperti sifilis, penyakit jengger ayam di kemaluan.
4. Kanker Mulut Rahim
Keputihan yang disebabkan karena infeksi oleh jamur candida albicans mengakibatkan penderita mengalami rasa gatal, berlendir warna putih susu sampai kecoklatan dan baunya amis. Adapula penderita yang mengalami nyeri pada vagina dan juga sakit senggama.Keputihan jenis ini cenderung menunjukan adanya masalah dengan mulut rahim.
5. Pelvis Inflammatory
Penyakit radang panggul yang ditandai dengan adanya keputihan yang berciri-ciri berwarna coklat, disertai dengan demam, kram ketika sedang haid, sakit ketika berhubungan dan sampai perdarahan ketika melakukan hubungan seksual.
6. Gonore
Penyakit seksual pada wanita yang disebabkan bakteri neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi selaput dalam panggul, penderita mengalami nyeri panggul dan gangguan reproduksi. Keputihan pada yang dialami adalah dengan ciri berwarna kuning, berbau dan menimbulkan rasa gatal.
Tidak semua jenis keputihan yang sedang alami menandakan bahwa anda menyebabkan terjangkit penyakit diatas karena harus melalui test kedokteran untuk memastikannya. Jika anda mengalami keputihan bersifat abnormal maka segera konsultasikan kepada dokter. Disarankan ketika anda akan berkunjung ke dokter untuk tidak menggunakan sabun kebersihan karena akan menyebabkan kesulitan untuk mengindentifikasi keputihan yang sedang dialami. Keputihan memerlukan perawatan yang sesuai dipantau dari perkembanggannya.Menjaga kebersihan vagina dan pola kehidupan sehat merupakan awal pencegahan menghindari dari keputihan abnormal yang membahayakan kesehatan

Sumber :http://bidanku.com/keputihan-awal-masalah-kewanitaan#ixzz360QhYhzr


Keputihan bagi kaum hawa merupakan hal biasa, meskipun bukan merupakan penyakit akan tetapi keputihan merupakan tanda-tanda adanya masalah yang sedang dialami miss.V anda. Keputihan atau Flour Albus adalah keluarnya cairan atau lendir dari vagina yang disebabkan infeksi oleh bakteri, virus, jamur ataupun parasit. Jika dibiarkan keputihan menyebabkan timbulnya peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa perih saat anda sedang buang air kecil . Tanda-tanda jika anda mengalami keputihan memerlukan penanganan serius yaitu dengan adanya cairan berwarna bening kehijauan yang keluar dari vagina secara berlebih seperti mentruasi, cairan yang keluar kental dan memiliki bau amis, daerah sekitar vagina terasa gatal sampai muncul rasa panas pada sekitar vagina. Sampai saat ini perbincangan solusi untuk menghilangkan keputihan adalah pembahasan menarik untuk wanita. Di era modern dan perkembangan alat-alat medis yang semakin canggih.
Cara-cara tradisional warisan leluhur masih digunakan dalam menghilangkan keputihan. Berikut cara-cara menghilangkan keputihan baik secara tradisional maupun modern :
1.    Daun Sirih
Daun sirih atau piper betle merupakan tanaman asli Indonesia yang memiliki kandungan minyak atsiri, seskuiterpen, pati, diatase, gula, zar samak dan kavikol mempunyai manfaat dalam mematikan kuman, memiliki kandungan antioksidan dan anti jamur. Daun sirih bermanfaat dalam menghilangkan keputihan. Caranya dengan mengambil sepuluh helai daun sirih yang telah dibersihkan kemudian direbus dengan dua liter air selama lima menit, tunggu hingga air rebusan hangat, gunakan air rebusan untuk membasuh area kewanitaan secara teratur seminggu tiga kali.Jangan terlalu sering membasuh area kewanitaan dengan daun sirih justru akan menghilangkan bakteri baik yang seharusnya dapat menjaga ph kewanitaan anda.
2.    Lidah Buaya
Siapa sangka tumbuhan yang berkhasiat untuk bahan penyubur rambut , yang dikenal dengan istilah biologi yaitu aloe vera atau lidah buaya memiliki kandungan vitamin C dan vitamin E merupakan antioksidan alami. Lidah buaya juga  memiliki kandungan antiseptik, antijamur, antibakteri dan antivirus. Lidah buaya juga dapat mengatasi keputihan karena kandungan antiseptiknya, yaitu dengan mengambil bagian dalam daging lidah buaya kemudian potong-potong dan blender, rebus  bersama dua gelas air dengan  lima lembar daun sambiloto , tunggu hingga hangat dan gunakan untuk membasuh vagina , baik dilakukan dua kali sehari.
3.    Sambiloto
Tumbuhan yang berasal dari asia tropika yang memiliki nama latin andrographis paniculata ness mempunyai kandungan laktone, homoandrografolid, flavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral, asam kersik dan damar . Adapun cara untuk menghilangkan keputihan dengan sambiloto adalah dengan mengambil tiga batang tanaman sambiloto rebus bersama empat gelas air hingga menjadi dua gelas air kemudian saring dan diminum tiga kali sehari dengan dosis ¾ gelas sekali minum.
4.    Konsultasi dengan Dokter Ahli
Ketika anda punya masalah dengan area kewanitaan anda sering kali anda segan untuk datang ke dokter untuk berkonsultasi , akan tetapi hal ini justru membuat anda akan mengalami kesulitan dalam mengatasi masalah kewanitaan termasuk keputihan .Kunjungi dokter kandungan dan pastikan dokter tersebut memiliki alat kedokteraan untuk membantu anda mengatasi keputihan yang paling efektif. Konsultasikan pula pembersih vagina yang anda gunakan. Dengan cara suntik sitostatika, penisilin, vaksinasi dan sebagainya.Meskipuun tidak semua keputihan berbahaya akan tetapi mengatasi secara dini dengan pola kehidupan sehat maka anda akan terhindar dari bakteri, jamur, dan virus penyebab terjadinya keputihan.

Sumber : http://bidanku.com/menghilangkan-keputihan-dengan-obat-alami#ixzz360RUpHAE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar